header-int

Perbedaan Ujian Nasional (UN) Dengan Asesmen Nasional (AN)

Minggu, 10 Jan 2021, 23:49:48 WIB - 2606 View
Share
Perbedaan Ujian Nasional (UN) Dengan Asesmen Nasional (AN)

Ujian Nasional (UN) mulai tahun 2020 resmi dihentikan, dan mulai tahun 2021 akan digantikan dengan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Pemerintah melalui Kemendikbud akan mengganti UN menjadi Assesmen Nasional (AN) yang akan dilaksanakan disemua sekolah dari kelas 5, 8 dan 11 sebagai sampelnya. (Anindito Aditomo)

Penggantian UN menjadi AN membuat banyak pihak yang bertanya-tanya bahkan sebagian ada yang merasa cemas, sebab ada perubahan yang mendasar dari system evaluasi tersebut. Guru dan siswa mulai menduga-duga tentang soal-soal yang akan diujikan dalam Assesmen Nasional (AN) tersebut. Selama ini guru dan siswa sudah sangat familier dan terbiasa dengan bentuk soal pada UN yang sudah berjalan puluhan tahun.

Bagi rekan-rekan guru SMK tentunya sudah mendapatkan gambaran bentuk soal AKM yang nantinya akan menjadi Assesmen Nasional (AN). Bentuk soal AKM untuk siswa SMK sudah di simulasikan pada saat simulasi UNBK tahun 2020 sehingga ada gambaran bahwa soal-soal AN jelas sangat berbeda dengan soal-soal UN, baik UNBK maupun UNKP.

Lalu apa perbedaan antara UN dengan AKM?

Jika UN digunakan untuk memetakan mutu pendidikan dengan mengevaluasi penguasaan tiap siswa terhadap materi pembelajaran berdasarkan kurikulum, berbeda halnya dengan AN yang akan digunakan untuk memetakan mutu system pendidikan. AN tidak digunakan untuk mengevaluasi prestasi siswa secara individu, melainkan system pendidikan yang akan di evaluasi.

AN tidak akan berpengaruh sedikitpun dengan kelulusan siswa dan konsekuensinya terhadap peserta ujian seperti UN yang merupakan evaluasi prestasi individu siswa. Jika demikian maka jelas tidak ada hubunganya antara nilai AKM pada AN dengan kelulusan siswa.

Hasil AN tidak dilaporkan secara individu seperti UN. Jika pada tahun-tahun lalu setiap selesai UN sekolah akan mendapat laporan nilai (skor) UN maka pada AN nilai (skor) individu tidak dilaporkan melainkan laporanya dalam bentuk profil sekolah dan daerahnya.

AN digunakan untuk mengukur penalaran siswa yang tentunya berbeda dengan UN yang digunakan untuk mengukur penguasaan materi pembelajaran berdasarkan kurikulum yang akhirnya soal UN cenderung banyak yang bersifat hafalan sedangkan AN dirancang untuk mengevaluasi system. Hal ini sangat jelas perbedaanya yang mana UN untuk mengevaluasi individu siswa yang berdampak pada system sedangkan AN yang dievaluasi adalah sistemnya.

Soal AN untuk mengukur Literasi dan Numerasi siswa melalui ujian yang lebih lanjut disebut dengan Assesmen Kompetensi Minimum (AKM). Soal Literasi untuk mengukur/ mengevaluasi kemampuan siswa dalam memahami bacaan, sedangkan soal Numerasi untuk mengukur/ mengevaluasi kemampuan siswa dalam menerapkan konsep matematika dasar untuk menyelesaikan suatu masalah.

Literasi dan Numerasi akan mencerminkan hasil belajar dari berbagai mata pelajaran sehingga untuk mengerjakan soal-soal AKM peserta ujian memerlukan daya nalar dan pemahaman yang baik, bukan hanya sekedar menghafal definisi dan rumus-rumus semata

Sumber: https://www.wasito.info/2020/10/perbedaan-ujian-nasional-un-dengan-akm.html

Unidha SMKN 1 Sukadana, Lampung Timur merupakan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri pertama di kabupaten Lampung Timur yang berdiri sejak Tahun 2002 dan terletak di pusat Ibu Kota Kabupaten
© 2022 SMK Negeri 1 Sukadana Follow SMK Negeri 1 Sukadana : Facebook Twitter Linked Youtube